• Maret 12, 2024

APA SIH YANG DIMAKSUD PANGAN TAMBAHAN UNTUK OLAHRAGAWAN?

Ladies, buat anda yang aktif berolahraga bisa saja telah tak asing ulang bersama produk Pangan Tambahan untuk Olahragawan. Tapi, apakah anda tahu? Apa sih yang dimaksud Pangan Tambahan untuk Olahragawan itu?

Yuk kita simak ulasan lengkap berikut!

Mengenal Pangan Tambahan untuk Olahragawan

Pangan Tambahan untuk Olahragawan merupakan produk yang di sajikan dalam bentuk makanan, sanggup dalam bentuk cair, bubuk atau padat, atau bentuk lain yang sesuai. Terbuat dari bahan-bahan yang telah terbukti secara ilmiah gates of olympus slot aman dan mencukupi kecukupan gizi untuk menopang olahragawan atau anda yang aktif berolahraga untuk raih performa yang optimal. Pangan Tambahan untuk Olahragawan ini bertujuan untuk mencukupi keperluan energi dan kerja otot yang intensif selama berolahraga.

Jenis Pangan Tambahan untuk Olahragawan

Ada 3 model Pangan Tambahan untuk Olahragawan, yaitu Pangan Tambahan untuk Olahragawan Berbasis Karbohidrat, Berbasis Protein, dan Tinggi Energi Protein

  1. Pangan Tambahan untuk Olahragawan Berbasis Karbohidrat

Pangan Tambahan untuk Olahragawan Berbasis Karbohidrat ini baik digunakan sebelum, selama, dan setelah latihan berkelanjutan berat. Bermanfaat untuk pembentukan energi dalam bentuk karbohidrat. Pangan Tambahan Olahraga Berbasis Karbohidrat wajib mencukupi syarat, paling sedikit 90% kadar energi bersumber dari karbohidrat, dan paling sedikit 15% berat produk bersumber dari karbohidrat.

Mengonsumsi Pangan Tambahan untuk Olahragawan Berbasis Karbohidrat, sanggup menopang sediakan energi yang memadai selama berolahraga, dan juga menopang mengembalikan energi yang hilang setelah berolahraga bersama lebih cepat.

Karbohidrat yang kita mengonsumsi dapat dicerna dan dipecah menjadi gula (glukosa), yang merupakan sumber energi utama untuk melakukan kesibukan fisik. Setelah diserap, glukosa kemudian dapat diubah menjadi glikogen dan disimpan di hati dan jaringan otot. Glikogen inilah yang kemudian digunakan sebagai sumber energi untuk berolahraga. Setelah berolahraga tubuh bisa saja dapat kehilangan cadangan glikogen yang disimpan di otot. Karena itu, penting untuk memulihkan simpanan glikogen yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk energi. Konsumsi makanan tinggi karbohidrat sanggup menopang menaikkan cadangan glikogen dan mengembalikan glikogen yang hilang setelah berolahraga. Kebutuhan karbohidrat sanggup begitu banyak ragam bergantung pada durasi, frekuensi, dan intensitas latihan.

Olahraga intensitas gampang (30 menit/hari): 3 – 5 g/kg/hari.
Olahraga intensitas tengah (60 menit/hari): 5 – 7 g/kg/hari
Latihan ketahanan (endurance) (1 – 3 jam/hari): 6 – 10 g/kg/hari
Latihan ketahanan berat (extreme endurance) (> 4 jam/hari): 8 – 12 g/kg/hari
Jika anda miliki berat badan 56 kg dan anda melakukan olahraga bersama intensitas gampang 30 menit per hari, maka keperluan karbohidrat anda kira-kira 168 – 280 g per hari. Produk ini sesuai bagi anda aktif berolahraga, lebih-lebih olahraga endurance dalam kala lama. Karena produk ini sediakan karbohidrat yang sanggup menjadi simpanan glikogen untuk sumber energi selama anda berolahraga, dan sanggup mengembalikan glikogen yang terpakai bersama lebih cepat.

  1. Pangan Tambahan untuk Olahragawan Berbasis Protein

Pangan Tambahan untuk Olahragawan Berbasis Protein digunakan untuk menopang melengkapi diet bersama sumber energi tinggi yang bisa saja dibutuhkan selama latihan. Produk ini sanggup digunakan sebelum, selama, atau setelah latihan berat berkelanjutan. Bermanfaat untuk menopang membangun massa otot.

Pangan Tambahan untuk Olahragawan Berbasis Protein wajib mencukupi syarat 15 – 30% kadar energi bersumber dari protein, dan paling banyak 25% kadar energi bersumber dari lemak.

  1. Pangan Tambahan untuk Olahragawan Tinggi Energi Protein

Pangan Tambahan untuk Olahragawan Tinggi Energi Protein digunakan hanya untuk olahraga bersama kinerja otot besar, antara lain: binaraga, angkat besi, sprint (lari 100 m, dayung, renang), olahraga tarung, dan lain-lain. Pangan Tambahan untuk Olahragawan Tinggi Energi Protein ini wajib mencukupi kriteria seperti, energi bersumber dari protein sebesar 31 – 70%, energi bersumber dari lemak tidak lebih dari 25%, dan kadar piridoksin (vitamin B6) tidak tidak cukup dari 0,02 mg/g protein.

Konsumsi Pangan Tambahan untuk Olahragawan Berbasis Protein dan Tinggi Energi Protein bermanfaat untuk menopang menaikkan massa otot dan menopang pemulihan otot pasca berolahraga.

Ketika berolahraga, tubuh dapat menggunakan simpanan energi dalam bentuk glikogen otot sebagai sumber energi dan mengakibatkan cadangan energi berkurang, bahkan habis. Disamping itu, kala berolahraga jaringan otot dapat dipecah dan mengakibatkan otot mengalami kerusakan. Otot butuh kala kira-kira satu hingga dua hari untuk melakukan perbaikan sel-sel dan jaringan yang rusak selama berolahraga. Konsumsi protein yang memadai sanggup menopang memberi tambahan tubuh bahan bakar untuk melakukan perbaikan kerusakan jaringan otot berikut dan menopang membangun massa otot. Penelitian tunjukkan bahwa mengonsumsi protein sebanyak 20 – 40 g (0,4 – 0,5 g/kg berat badan) baik sebelum saat maupun setelah olahraga memadai untuk memaksimalkan perkembangan otot.

Buat ladies yang aktif berolahraga, lebih-lebih olahraga kebolehan sanggup banget memilih Pangan Tambahan untuk Olahragawan Berbasis Protein, dan untuk olahraga kebolehan yang lebih intens sanggup memilih Pangan Tambahan untuk Olahragawan Tinggi Energi Protein. Ini dapat menopang sediakan keperluan protein yang dibutuhkan tubuh untuk melakukan perbaikan jaringan otot yang rusak dan menopang membangun massa otot.

WRP miliki produk dari kategori Active yang sanggup menjadi pilihan kamu. Ada WRP Body Shape Chococinno bersama rasa yang lebih milky, yang merupakan Pangan Tambahan untuk Olahragawan Berbasis Protein. Dan tersedia juga yang lebih beri kesegaran dan sanggup menjadi pilihan bagi anda yang miliki intoleransi laktosa, yaitu WRP Body Shape Red Berries, yang merupakan Pangan Tambahan untuk Olahragawan Tinggi Energi Protein. Keduanya juga ditambah bersama L-carnitine yang bermanfaat sebagai fat burner. Kamu sanggup mengkonsumsinya dua kali sehari, yaitu 1 jam sebelum saat dan 1 jam setelah berolahraga. Ini dapat menopang sediakan keperluan protein selama berolahraga.