• Februari 29, 2024

Ciri Demam Berdarah yang Perlu Diwaspadai, Kenali Penyebab dan Sistem Memecahkannya

Demam berdarah, atau dikenal juga dengan Dengue Hemorrhagic Fever (DHF), ialah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, mulai dari si kecil-si kecil sampai orang dewasa, dan bisa berimbas fatal kalau tidak diobati dengan pas.

Ciri-ciri demam berdarah yang perlu diwaspadai ialah demam mendadak yang tinggi disertai dengan sejumlah gejala lain seperti sakit kepala hebat, nyeri sendi dan otot, mual, dan muntah. Kecuali itu, pasien juga mungkin mengalami ruam kulit yang judi bola terpercaya mirip dengan cacar air. Apabila tidak seketika ditangani, demam berdarah bisa berujung pada pendarahan yang serius, baik secara internal ataupun eksternal, yang bahkan bisa menyebabkan kematian.

Penyebab utama demam berdarah ialah virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk ini umumnya aktif pada pagi dan petang hari, sehingga penting bagi masyarakat untuk mengantisipasi gigitan nyamuk dengan menggunakan kelambu dikala tidur, mengenakan pakaian panjang, dan menggunakan lotion anti-nyamuk. Kecuali itu, perlu juga menjaga kebersihan lingkungan sekitar agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Untuk memecahkan demam berdarah, tindakan pertama yang patut dijalankan ialah seketika memeriksakan diri ke dokter atau rumah sakit. Regu medis akan menjalankan pemeriksaan fisik dan memberikan perawatan yang pantas, seperti memberikan obat penurun demam, mengganti cairan tubuh yang sirna, dan menjalankan transfusi darah kalau dibutuhkan. Amat penting untuk tidak mengesampingkan gejala-gejala demam berdarah dan seketika mencari perawatan medis guna mencegah komplikasi yang lebih serius.

Apa Itu Demam Berdarah?
Demam berdarah ialah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Penyakit ini umumnya terjadi di tempat beriklim tropis dan subtropis. Demam berdarah bisa mempengaruhi siapa saja, melainkan lebih kerap kali menyerang si kecil-si kecil dan orang dewasa yang belum pernah terinfeksi sebelumnya.

Ciri demam berdarah ialah demam tinggi, nyeri otot dan sendi, sakit kepala yang parah, ruam kulit, serta nyeri di belakang mata. Beberapa orang juga bisa mengalami mual, muntah, dan perdarahan yang parah. Apabila tidak seketika ditangani, ciri demam berdarah ini bisa berpotensi menjadi penyakit yang mengancam jiwa.

Pencegahan demam berdarah meliputi menghindari gigitan nyamuk dengan menggunakan kelambu dikala tidur, menggunakan pakaian yang menutupi tubuh, serta menggunakan insektisida atau repellent untuk mengusir nyamuk. Menghilangkan genangan air yang menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk juga ialah langkah penting dalam pencegahan demam berdarah.

Apabila mengalami ciri demam berdarah, segeralah mencari perawatan medis. Dokter akan menjalankan pemeriksaan dan memberikan pengobatan yang pantas. Penting untuk memonitor suhu tubuh, memastikan asupan cairan yang baik, dan istirahat yang cukup dalam proses pemulihan.

Ciri Demam Berdarah

Setelah mengenali beberapa ciri demam berdarah, kamu tentunya perlu memahaminya lebih lanjut. Berikut ciri demam berdarah yang perlu diwaspadai:

Demam tinggi: Ciri demam berdarah yang paling umum ialah gejala demam tinggi. Temperatur tubuh bisa mencapai 39 sampai 40 derajat Celsius.
Ruam kulit: Demam berdarah kerap kali kali menyebabkan munculnya ruam pada kulit. Ruam ini umumnya muncul beberapa hari sesudah timbulnya demam dan bisa menyebar ke seluruh tubuh.
Mual dan muntah: Ciri demam berdarah juga bisa diterangkan dengan mual dan muntah. Gejala ini umumnya muncul di permulaan penyakit dan bisa berlangsung selama beberapa hari.
Sakit kepala: Ragam sakit kepala yang berhubungan dengan demam berdarah kerap kali kali terasa sangat parah. Pasien mungkin menikmati nyeri di belakang mata dan di kepala bagian belakang.
Nyeri otot dan persendian: Ciri demam berdarah juga bisa menyebabkan nyeri pada otot dan persendian. Pasien mungkin mengalami kesulitan dalam bergerak atau menjalankan kesibukan fisik.
Penurunan jumlah trombosit: Ciri demam berdarah meliputi jumlah trombosit dalam darah kerap kali menurun, yang mengarah pada kecakapan tubuh yang berkurang dalam membeku dan membatasi pendarahan.
Itulah beberapa ciri demam berdarah yang perlu diwaspadai. Apabila kamu atau seseorang yang kamu kenal mengalami ciri demam berdarah ini, segeralah mencari bantuan medis untuk diagnosis dan perawatan yang pas.