• Mei 6, 2024

Golongan Muslim yang Senantiasa Dipayungi Sayap Malaikat, Siapa Mereka?

Konsep malaikat memiliki peran penting sebagai makhluk ghaib yang dihasilkan oleh Allah SWT untuk menjalankan bermacam-macam tugas.

Malaikat dianggap sebagai pelaksana kehendak Allah dan bertugas untuk menjaga alam semesta, mengirim wahyu terhadap para nabi, mencatat amal manusia, serta memerintahkan kebaikan dan mencegah melanggar hukum.

Ada sekelompok orang yang akan selalu dinaungi sayap malaikat. Naungan sayap malaikat ini ialah manifestasi perlindungan Allah SWT untuk manusia, melalui malaikat.
Seperti diketahui, malaikat dianggap sebagai perantara antara Allah dan manusia, membawa pesan-pesan ilahi, serta menjalankan keputusan-Nya dengan penuh taat.

Dalam banyak narasi Islam, malaikat spaceman pragmatic juga dipercayai sebagai pengawal dan penolong bagi manusia, memberikan perlindungan dan pertanda bagi mereka yang beriman.

Siapakah Orang yang Dilindungi Sayap Malaikat?

Kecuali itu, dalam kehidupan sehari-hari, malaikat juga dipercayai hadir dalam bermacam-macam momen penting, seperti saat seseorang lahir, sakaratul maut, dan di alam kubur. Mereka dianggap sebagai saksi atas tindakan manusia selama hidupnya dan akan memberikan pertolongan saat seseorang dalam situasi terdesak atau memerlukan perlindungan.

Dalam Islam, keimanan terhadap malaikat ialah salah satu dari enam rukun iman yang patut dipercayai oleh tiap-tiap orang yang mengaku sebagai muslim. Oleh sebab itu, pemahaman tentang peran dan eksistensi malaikat sangatlah penting dalam ajaran Islam.

Mengutip jateng.nu.or.id, saat seseorang datang ke majelis ilmu, karenanya tak cuma ilmu yang didapat, akan tapi ketenangan jiwa akan direngkuh dan keberkahanpun akan tercurah sehingga sinar padang akan memancar di wajahnya.

Para Malaikat selalu mengepakkan sayapnya untuk memayungi para pencari ilmu, artinya, para pencari ilmu semenjak menggerakkan hatinya untuk niat lalu melangkahkan kaki hingga duduk di majlis ilmu, para malaikat bergembira (ridla) kepadanya lalu menaburkan rahmat dan keberkahan.

Hadis nabi:

طَالِبُ الْعِلْمِ تَبْسُطُ لَهُ الْمَلَائِكَةُ أَجْنِحَتَهَا رِضًا بِمَايَطْلُبُ
Artinya:

“Sebetulnya malaikat meletakkan sayapnya sebagai pertanda ridha pada penuntut ilmu.” (HR. Abu Daud, no. 3641; Ibnu Majah, no. 223. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Ini yang Dimaksud Sayap Malaikat

Arti hadits hal yang demikian kata para ulama, para malaikat itu merendahkan diri di hadapan penuntut ilmu dan menyimpan hormat padanya.

Ada ulama pula yang mengucapkan bahwa yang dimaksud ialah malaikat itu mendoakan para penuntut ilmu sebab membentangkan sayap sama seperti membentangkan tangan untuk berdo’a.

Sebab sayap burung ialah ibarat tangan pada kita. Lihat pembahasan Abul ‘Abbas Al-Qurthubi dalam Al-Mufhim Asykala min Talkhis Kitab Muslim.

Ibnul Qayyim juga membeberkan dalam Miftah Dar As-Sa’adah (1: 63) bahwa malaikat meletakkan sayapnya sebagai bentuk merendahkan dirinya pada penuntut ilmu serta sebagai bentuk penghormatan dan pemuliaan sebab penuntut ilmu telah membawa warisan nabi.

Dari sini kita bisa mengambil inti sari bagaimanakah kemuliaan dan kedudukan seorang penuntut ilmu (agama) di hadapan para malaikat. Di sini juga mengajarkan pada kita untuk menyimpan hormat pada tiap-tiap orang yang mempelajari ilmu agama seperti para penghafal Al-Qur’an, para pelajar hadis nabawi, dan yang mendalami ilmu agama lainnya.

Kita tahu bahwa malaikat ialah makhluk yang paling taat dan tak bermaksiat pada Allah. Walau demikian, malaikat betul-betul menyimpan hormat pada orang yang belajar ilmu agama.