• Juni 2, 2024

ICW Desak Komisi Yudisial Evaluasi Hakim MA yang Putuskan soal Persyaratan Usia Calon Kepala Tempat

Mahkamah Agung (MA) mengeluarkan ketentuan baru perihal prasyarat usia calon kepala daerah dan wakil kepala daerah.

Indonesia Corruption Watch (ICW) dan Sentra Studi Tata & Kebijakan Indonesia (PSHK) mengevaluasi, putusan hal yang demikian memberikan karpet merah untuk kian meluasnya tentakel dinasti Presiden Jokowi.

“Melalui kandidasi Kaesang Pangarep slot 777 selaku kepala daerah di akhir masa jabatannya sebagai kepala negara,” kata peneliti ICW, Seira Tamara dalam keterangannya, Sabtu (1/6/2024).

Oleh karena itu, ICW mendesak Komisi Yudisial untuk mengawasi dan evaluasi hakim MK yang memutus keputusan hal yang demikian. “Dan mengerjakan pengecekan kepada putusan dan hakim MA yang memutus,” kata Seira.

Kecuali itu, ICW mendesak Komisi Pemilihan Biasa (KPU) supaya tak masuk ke lubang yang sama seperti pada Pemilu 2024.

“KPU supaya menolak untuk mematuhi putusan MA Nomor 23 P/HUM/2024 yang jelas-jelas yaitu orkestrasi untuk menyukseskan dinasti politik Presiden Jokowi yang tak landasan peraturan yang memadai,” kata Seira.

Kecuali itu, ICW juga meminta Partai Politik bersikap kritis dan tak turut melanggengkan dinasti politik.

“Dengan tak mencalonkan figur yang mempunyai afiliasi hubungan dan kekeluargaan dengan Presiden dan pejabat negara lainnya dalam kontestasi pilkada,” kata ia.

“Masyarakat untuk membangkang secara masif keputusan dan manuver politik yang dikerjakan semata-mata demi melanggengkan dinasti Presiden Joko Widodo,” pungkasnya.

Jokowi Tanggapi Putusan MA soal Batas Usia Calon Kepala Tempat

Presiden Joko Widodo atau Jokowi angkat bicara soal putusan Mahkamah Agung (MA) perihal batas usia calon kepala daerah, yang dinilai memberikan jalan kepada putra bungsunya, Kaesang Pangarep maju pemilihan gubernur (Pemilihan) 2024. Jokowi meminta supaya putusan hal yang demikian ditanyakan kepada MA.

“Itu tanyakan ke Mahkamah Agung, atau tanyakan ke yang gugat,” kata Jokowi di Pasar Bukit Sulap, Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, Kamis (31/5/2024).

Jokowi mengaku belum membaca putusan MA hal yang demikian. Ia pun baru diberikan tahu soal putusan MA perihal batas usia calon kepala daerah.

“Belum, belum, belum (baca). Baru diberitahu tadi,” ucap Jokowi.