• Januari 18, 2024
Teknik Pembuatan Batik

Teknik Pembuatan Batik yang Perlu Diketahui

Batik merupakan hasil budaya yang segala prosesnya jadi satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dari sistem pembuatannya.

Hal yang menarik dari batik adalah pembuatan motif (pola), pemindahan motif ke kain, penggoresan malam/lilin memakai canting, pendetailan ornamen (isen-isen), pewarnaan, dan bagian pelorotan.

Dilansir dari buku Pembuatan Batik Semarangan Motif Tahu Petis bersama dengan Teknik Cetak Tinggi (2023) oleh Annas Marzuki Sulaiman yang juga membuat buku soal, dijelaskan ada lebih dari satu teknik pembuatan batik secara garis besar, berikut rinciannya. Selain itu, di sini kami juga akan sedikit membahas tentang permainan judi online yang tersedia di link situs slot jepang

Teknik tulis

Teknik canting atau batik tulis merupakan teknik batik klasik. Dalam teknik ini sistem membatik bersama dengan memakai canting. Fungsi dari canting ini adalah untuk menorehkan cairan lilin atau malam pada sistem pembuatan pola batik secara langsung pada kain.

Dalam pengerjaannya hampir tidak ada alat bantu lain yang digunakan oleh pecanting untuk memperoleh hasil yang diinginkan.

Hasil batik yang didapat lewat sistem ini amat istimewa dibandingkan teknik yang lain, tak hanya itu sistem di dalam pembuatannya perlu pas lebih lama.

Teknik cap

Teknik cap merupakan teknik bersama dengan sistem dicap atau distempelkan. Penggoresan malam/lilin ke atas kain lewat alat bantu cap yang terbuat dari logam.

Cap yang bakal digunakan sudah berwujud motif-motif batik, tentunya motif batik yang terdapat pada cap merupakan bentuk motif yang sudah dirancang tertentu cocok permintaan senimannya.

Dalam sistem pembuatannya, tidak cuma cap tetapi juga perlu alat bantu meja berbantalkan busa dan kain katun sebagai bantalan cap.

Di samping itu, juga dibutuhkan wajan datar di atas kompor sebagai pemanas malam/lilin yang bakal digunakan.

Teknik printing

Teknik printing adalah teknik pembuatan batik jenis baru yang cara pembuatannya lewat sistem printing memakai alat cetak atau sablon.

Untuk pewarnaan teknik batik printing ini cuma memakai satu sisi kain saja, agar prosesnya bisa dikerjakan secara cepat dan efisien.

Proses pengerjaan batik printing di mulai bersama dengan pemindahan film atau master motif pada screen agar bakal ada bagian positif film atau master motif pada screen agar bakal ada positif dan negatif.

Motif batik printing hampir serupa sifatnya bersama dengan batik cap, terdiri dari motif yang berulang cocok pola yang sudah dipindahkan ke atas screen.

Teknik kuncir celup

Dikutip dari buku Batik Histologi (2021) oleh Wike Astrid Cahayani, teknik kuncir celup adalah teknik pembuatan batik pada kain bersama dengan cara mengikat lebih dari satu kain memakai tali, benang, atau papan sebagai bahan penghambat atau perintang warna, lantas langsung dicelupkan ke di dalam larutan pewarna batik.

Setelah disita dari larutan pewarna batik dan dibuka ikatannya, maka bagian yang diikat jadi tidak terkena warna sedang bagian yang tidak diikat bakal terkena warna.

Teknik pengikatan kain ini juga dikenal bersama dengan teknik jumputan. Hasil ikatan inilah nantinya yang bakal membuahkan motif.

Teknik colet atau teknik lukis

Teknik lukis merupakan suatu teknik mengoleskan pewarna pada kain bersama dengan kuas, atau teknik melukis motif langsung di atas kain mori. Bisa juga bersama dengan memakai malam terutama dulu.